- "Tarkush sholah" Berani meninggalkan sholat fardhu
- "Adzdzanbu bil farhi" Tenang tanpa merasa berdosa padahal sedang melakukan dosa besar (QS 7:3)
- "Karhul Qur'an" Tdk mau membaca bahkan menjauhi dg ayat2 Alqur'an
- "Hubbul ma'asyi" Terus menerus ma'siyat
- "Asikhru" Sibuknya hanya mempergunjing & buruk sangka & merasa dirinya selalu lebih suci
- "Ghodbul ulamai" Sangat benci dg nasehat baik & ulama
- "Qolbul hajari" Tdk ada rasa takut akan peringatan kematian, kuburan & akhirat,
- "Himmatuhul buthnu" Gilanya pada dunia tanpa peduli halal haram yg penting kaya
- "Anaaniyyun" sama sekali masa bodoh keadaan orang lain, saudara bahkan bisa jadi keluarganya sekalipun menderita
- "Al intiqoom" Pendendam hebat
- "Albukhlu" Sangat pelit
- "Ghodhbaanun" Cepat marah karena keangkuhan & dengki
Dihadapkan dengan situasi pandemik yang tak kunjung usai, maka pemerintah mengeluarkan tatanan hidup baru atau disebut dengan New Normal. Kunci dari suksesnya program ini tidaklah lepas dari kedisiplinan, islam adalah agama yang mengajarkan kedisiplinan dari awal kehidupan seseorang. Berikut tatanan new normal yang disandingkan dengan hidup sebagai muslim sejati. Pertama , Tidak hanya rajin mencuci tangan tapi senantiasa rajin berdzikir untuk selalu mengingat Allah SWT. Kedua , Tidak hanya jaga jarak dengan sesama manusia tapi senantiasa jaga jarak dari maksiat dan hal-hal yang dibenci oleh Allah SWT. Ketiga , Tidak hanya tingkatkan imun tapi senantiasa tingkatkan iman agar selalu dijaga dan diperhatikan oleh Allah SWT. Keempat , Tidak hanya selalu gunakan masker saat keluar rumah tapi senantiasa gunakan pakaian yang menutup aurat. Kelima , Tidak hanya mentaati protokol kesehatan tapi senantiasa mentaati syariat dari Allah SWT. Bagi ...
Komentar
Posting Komentar